Lamongan, 11/09/2017 Tribratanewslamongan.com – Brigadir David petugas Uji Praktek SIM Satlantas Polres Lamongan melaksanakan uji praktek SIM kepada para pemohon SIM senin siang (11/09) pukul 11.00 wib di Alun alun Lamongan.

Bagi pengendara motor diwajibkan untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Wajib, karena jika ketahuan tidak memiliki SIM akan ditilang dan berakhir pada sidang. Untuk mendapatkan SIM, biasanya peserta diharuskan mengikuti dua ujian, yakni teori dan praktek. Jika lolos pada ujian teori maka bisa langsung berlanjut pada ujian praktik.

 

Ujian ini mengharuskan para peserta SIM mencoba mengendarai sepeda motor pada lintasan khusus. Setiap polres memiliki jumlah lintasan yang berbeda-beda. Ada yang menyediakan dua atau tiga lintasan. Normalnya, tersedia lintasan lurus, angka 8 dan zig-zag. Namun untuk dua lintasan lainnya, khususnya lintasan berbentuk angka 8, banyak yang gagal melakukannya. Lintasan ini memang dianggap sulit, karena bentuknya yang sedikit rumit. Terlebih lintasan tersebut memiliki lebar yang kecil dan dibatasi dengan beberapa tiang di bagian pinggirnya. Untuk lintasan lurus, sebagian besar biasanya lulus dengan mudah.

Lalu kenapa harus wajib mengikuti ujian ini? Ujian praktik SIM memang harus dilalui demi kepentingan pengendara juga. Tidak hanya sekadar mengendarai motor, namun untuk melatih keseimbangan dan mengatur kecepatan. Berikut sedikit tips dari Petugas agar lulus praktes dengan lancar.

Fokus.

Berjalan perlahan, kuncinya ada pada keseimbangan dan percaya diri serta keyakinan. Usahakan motor jangan terlalu terlalu pelan untuk menyeimbangkan agar tidak menyenggol patok dan kaki menyentuh tanah. Yang harus diingat posisi bukaan gas harus tetap stabil dari awal sampai akhir. Perhatikan arah panah di bawah agar tidak salah arah. Berikut kami sertakan videonya agar bisa dipelajari oleh pemohon SIM lainnya.

 

Selamat mencoba dan semoga berhasil mendapatkan SIM C.

LEAVE A REPLY